Rekomendasi Chanel Youtube dengan Konten Horor
Rumah peninggalan kakek di pinggiran desa itu sudah bertahun-tahun tidak dihuni. Di halaman belakang yang tertutup semak belukar, berdiri sebuah sumur batu kuno. Mulut sumur itu telah ditutup rapi menggunakan tiga lapis papan kayu jati tebal dan diikat rantai besi berkarat. Kata warga sekitar, sumur itu adalah tempat keramat yang tidak boleh diganggu.
Aris, yang baru dua hari menempati rumah tersebut untuk merenovasinya, terbangun tepat pukul 01.30 dini hari. Suara gema tangisan bayi terdengar sayup-sayup, diselingi oleh suara gemericik air yang menetes deras dari arah halaman belakang.
Membawa lampu senter dan linggis kecil, Aris melangkah ke belakang. Semakin dekat ke sumur tua itu, suara tangisan berubah menjadi raungan ketakutan. Rantai besi yang mengikat papan penutup sumur tampak sudah terputus, seperti dipaksa patah dari arah dalam.
Karena didorong rasa penasaran, Aris menggeser papan kayu jati tersebut. Bau busuk seperti bangkai yang membusuk puluhan tahun langsung menyengat hidungnya. Ia mengarahkan sorot lampu senter ke dalam celah sumur yang gelap gulita.
Tidak ada air di dasarnya. Yang terlihat justru puluhan lengan pucat, kurus, dan bersisik yang merambat naik menempel pada dinding-dinding batu sumur. Tangan-tangan itu bergerak cepat menggapai ke atas.
Dari kegelapan paling dalam, perlahan muncul sebuah kepala dengan rambut jarang beruban dan wajah yang hancur terkelupas. Matanya putih melotot tanpa pupil, menatap lurus ke arah mata Aris. Sosok itu membuka mulutnya yang terkoyak lebar, memamerkan gigi-gigi hitam tajam, lalu berbisik dengan suara serak yang memecah malam:
"Kakekmu menukarkan darah keturunannya demi harta dan kejayaan keluarga lima puluh tahun lalu... Malam ini, masa tenggat janji itu telah habis, dan akulah penagihnya."
Aris terduduk lemas, linggis di tangannya terjatuh. Dari balik mulut sumur, puluhan tangan pucat itu melompat keluar dan mencengkeram tubuhnya, menariknya masuk ke dalam kegelapan abadi di dasar batu.
Comments
Post a Comment
Yuk, kasih komentar terbaik kamu.
INGAT!!
Berkomentarlah dengan bijak dan baik.